You are currently viewing Wujudkan Generasi Sehat Dan Berkualitas, SMAIT Abu Bakar Yogyakarta Gelar Skrining Kesehatan

Wujudkan Generasi Sehat Dan Berkualitas, SMAIT Abu Bakar Yogyakarta Gelar Skrining Kesehatan

YOGYAKARTA — Skrining kesehatan di SMAIT Abu Bakar Yogyakarta bukan sekadar prosedur medis rutin, melainkan langkah krusial untuk mendeteksi dini kondisi fisik serta mental siswa agar tumbuh menjadi pribadi yang kuat, dan tangguh. Program sekolah yang holistik senantiasa menyelaraskan pembinaan spiritual dengan kebugaran jasmani dan rokhani, sebab kesehatan yang optimal merupakan fondasi utama bagi para siswa untuk menuntut ilmu serta beribadah secara maksimal. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Muslim yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada Muslim yang lemah, dan pada keduanya ada kebaikan.” — HR. Muslim

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga sekolah, Unit Kesehatan Sekolah (UKS) SMAIT Abu Bakar Yogyakarta kembali menyelenggarakan kegiatan skrining kesehatan tahunan bekerja sama dengan Puskesmas Kotagede 2.

Pada tahun ini, kegiatan skrining dilaksanakan selama empat hari, yaitu pada tanggal 16, 17, 22, dan 23 September 2026. Pemeriksaan diikuti oleh seluruh siswa dan siswi kelas X, XI, dan XII, serta para guru dan karyawan SMAIT Abu Bakar Yogyakarta. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan skrining kesehatan dapat berjalan dengan lancar.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan kesehatan yang mungkin dialami oleh warga sekolah. Pelaksanaannya juga sejalan dengan upaya pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya bagi anak usia sekolah dan remaja.

Deteksi Dini, Langkah Nyata Menjaga Kesehatan

Skrining kesehatan bukan sekadar pemeriksaan rutin, melainkan langkah awal untuk mengenali kondisi tubuh dan mengetahui kemungkinan adanya masalah kesehatan sejak dini. Dengan pemeriksaan yang tepat, gangguan kesehatan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti sehingga tidak menghambat aktivitas belajar maupun kegiatan sehari-hari.

Dalam kegiatan ini, berbagai aspek kesehatan diperiksa secara menyeluruh. Pemeriksaan meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut untuk membantu menilai kondisi tubuh dan status gizi. Selain itu, dilakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu (GDS), serta pemeriksaan malaria sesuai dengan pelaksanaan program skrining.

Pemeriksaan juga mencakup kesehatan telinga melalui pengecekan serumen, ketajaman penglihatan, kesehatan gigi, serta pemeriksaan kesehatan mental. Beragam pemeriksaan tersebut menjadi bagian penting dalam melihat kondisi kesehatan siswa secara lebih menyeluruh, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga kesehatan psikologis dan kesejahteraan diri.

Salah satu pemeriksaan yang mendapat perhatian khusus adalah pemeriksaan hemoglobin (Hb) bagi siswi kelas X. Pemeriksaan ini bertujuan mengetahui kadar hemoglobin dalam darah untuk membantu mendeteksi kemungkinan anemia. Hal ini penting karena remaja putri memiliki risiko anemia, salah satunya akibat kehilangan darah selama menstruasi dan meningkatnya kebutuhan zat besi pada masa pertumbuhan.

Melalui pemeriksaan Hb, siswi diharapkan dapat lebih memahami pentingnya menjaga kecukupan gizi, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta mengikuti anjuran tenaga kesehatan apabila hasil pemeriksaan menunjukkan perlunya tindak lanjut.

Sinergi Sekolah dan Puskesmas untuk Generasi yang Kuat dan Sehat

Terlaksananya kegiatan skrining kesehatan ini tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara UKS SMAIT Abu Bakar Yogyakarta dan Puskesmas Kotagede 2. Kolaborasi tersebut menjadi wujud sinergi antara lingkungan pendidikan dan layanan kesehatan dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik yang sehat dan berkualitas.

Sekolah bukan hanya tempat untuk menimba ilmu dan membangun karakter, tetapi juga lingkungan yang berperan penting dalam menanamkan kebiasaan hidup sehat. Melalui kegiatan skrining ini, siswa diharapkan semakin sadar bahwa menjaga kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya ketika tubuh mulai merasakan keluhan.

Pemeriksaan kesehatan mental dan gigi juga menjadi pengingat bahwa kesehatan merupakan satu kesatuan. Kondisi mental yang terjaga dapat mendukung kenyamanan belajar dan hubungan sosial, sedangkan kesehatan gigi dan mulut turut menunjang aktivitas sehari-hari serta kualitas hidup.

Sehat untuk Belajar, Sehat untuk Berprestasi

Alhamdulillah, kegiatan skrining kesehatan tahun 2026 di SMAIT Abu Bakar Yogyakarta telah terlaksana dengan lancar. Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata, tetapi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.

Melalui deteksi dini, edukasi kesehatan, dan tindak lanjut yang sesuai, setiap siswa diharapkan semakin mengenali kondisi dirinya dan memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan sejak usia remaja.

Sebab, generasi yang unggul tidak hanya dibentuk melalui kecerdasan intelektual dan karakter yang baik, tetapi juga melalui tubuh yang sehat dan kondisi mental yang terjaga. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, UKS SMAIT Abu Bakar Yogyakarta bersama Puskesmas Kotagede 2 terus berupaya mendukung terwujudnya generasi yang sehat, tangguh, berakhlak mulia, dan siap meraih masa depan yang lebih baik. (Penulis Rini, Ed- Nur Kh)